Mengapa Anda Perlu Menyejukkan Ruangan Komersial Anda Dengan Air Cooler?

7

Suhu udara yang terus meningkat karena perubahan cuaca dan pemanasan global menyebabkan menurunnya produktivitas kerja. Di Indonesia yang merupakan negara tropis dan terbentang di sepanjang garis khatulistiwa, temperatur tinggi merupakan hal biasa. Namun dengan semakin bertambahnya penduduk dan kepadatan populasi, tempat kerja merupakan yang paling terkena dampaknya. Di kantor maupun pabrik, produktivitas bisa menurun karena kendala suhu panas. Tenaga kerja yang tidak bekerja optimal menyebabkan turunnya kinerja dan akan berdampak pada hasil-hasil perusahaan.

Solusinya sederhana – dinginkan tempat kerja Anda. Buatlah ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik, pasang kipas angin dan air conditioner (AC). Masing-masing memiliki keunggulan dan batasannya. Kipas gantung (ceiling fans) tidak terlalu memberikan efek dingin ketika suhu udara terlalu panas. AC, terkadang menjadi terlalu mahal dan tidak bisa digunakan untuk mendinginkan ruangan besar dan terbuka seperti pabrik.

Untuk kebanyakan tempat, air cooler adalah solusi yang lebih baik dan lebih murah. Mari kita lihat salah satu metode paling efisien untuk menyejukkan kantor, gudang, atau pabrik Anda.

Bagaimana Cara Kerja Air Cooler?

Air cooler bekerja memakai prinsip sederhana dari evaporasi atau penguapan. Air cooler tidak memakai cairan kimia atau refrigeran untuk mendinginkan suatu tempat, hanya memakai dua elemen alami untuk memberikan efek dingin, yaitu air dan udara. Karena metode pengoperasian yang sangat sederhana, air cooler tidak membutuhkan mesin yang kompleks atau bahan kimia khusus untuk bekerja. Ini artinya biaya pengoperasian yang lebih rendah.

Air coolers mendinginkan ruangan seperti ketika kita berkeringat. Uap air bercampur di udara, yang kemudian menaikkan kelembaban dan menurunkan temperatur. Ini adalah metode pendinginan yang sangat kuno dan sudah diketahui sejak lama. Di beberapa negara, penduduknya menggunakan pot atau kontainer dari tanah liat dan mengisinya dengan air dingin untuk membuat suasana rumah dan desa mereka menjadi lebih nyaman dan sejuk.

Hemat Energi

Air cooler adalah alat pendingin yang hemat biaya. Jika dibandingkan dengan AC, air cooler menggunakan 80% lebih sedikit energi. Dengan kata lain, air cooler hanya menggunakan 1/10 dari daya listrik yang digunakan oleh AC tradisional.

Air cooler juga punya manfaat lain selain mengurangi biaya tagihan listrik. Air cooler lebih murah harganya dan lebih mudah perawatannya. Alat ini memiliki lebih sedikit komponen yang bergerak, sehingga potensi kerusakan jauh lebih kecil. Secara keseluruhan, air cooler adalah solusi pendinginan yang paling efisien dan efektif dari segi biaya.

Pendinginan Optimal = Produktivitas Yang Lebih Baik

Menurut penelitian dari IIM-Ahmedabad, produktivitas sebuah kantor atau pabrik bisa meningkat 12% jika temperatur diturunkan. Untuk hasil terbaik, para ahli merekomendasikan suhu udara ruangan diatur antara 23℃ dan 30℃, tergantung dari jumlah orang rata-rata dalam ruangan.

 

Karena Indonesia adalah negara yang iklimnya cenderung panas, ruang kerja yang lebih dingin tentunya diperlukan untuk peningkatan produktivitas dan kenyamanan ekstra. Teknik pendinginan konvensional seperti AC dan kipas gantung atau ceiling fans memiliki efek terbatas atau terlalu mahal untuk beberapa lokasi dan ukuran ruangan.

Air cooler mengkonsumsi lebih sedikit energi dengan kemampuan pendinginan yang sama atau lebih baik. Efek sejuk yang ditimbulkan lebih baik daripada kipas gantung dan pengeluaran biaya listrik lebih hemat daripada AC. Untuk efektivitas biaya dan peningkatan produktivitas, air cooler adalah pilihan terbaik seperti apapun ukuran tempat Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *